Minggu, 01 Juni 2014

Perempuan dan Kentut Vagina

Kentut Vagina, pernah dengar?

Vagina flatulence atau lebih dikenali kentut vagina ataupun faraj terkentut merupakan sebuah keadaan dimana alat kemaluan yang sulit milik perempuan mengeluarkan udara dan menghasilkan bunyi seperti kentut. Kentut ini selalunya berlaku akibat udara terperangkap di dalam faraj atau pun di celah-celah lapisan labia majora lalu dilepaskan seperti mana kentut dubur berlaku.

Kentut vagina boleh disebabkan oleh lemahnya otot-otot disekitar vagina yang mampu menyebabkan mudahnya pengaliran keluar masuk udara ketika melakukan apa-apa aktivitas. Jikalau kentut itu berbau yakni tidak odourless maka kemungkinan besar faraj tersebut sudah dijangkiti mikoorganisma yang menyebabkan penghasilan bau-bauan yang tidak menyenangkan. Berbeza daripada kentut dubur, kentut vagina sepatutnya tidak berbau.

Jika yang terjadi hanya berupa keluarnya bunyi dari vagina tanpa disertai dengan adanya bau tak sedap seperti bau kentut, maka tidak perlu khawatir, itu bukan penyakit. Hal itu terjadi ‘hanya’ karena vagina anda sudah LONGGAR, wajar dialami oleh sebagian orang.

Kentut vagina boleh diatasi dengan;
  • Memakai celana dalam yang tidak terlalu longgar yang mampu membenarkan keluar masuk udara.
  • Merapatkan miss V bisa dengan latihan kegel secara rutin. Latihan kegel adalah gerakan otot miss V seperti saat menahan pipis. Jadi latihannya dengan "tahan" beberapa detik kemudian "lepas", lakukan berulang-ulang sampai beberapa kali
  • Mencuci dan membersihkan alat sulit dengan baik dan pastikan tidak selalu lembab dan juga amalkan pemakaian pantyliner karena semua ini dapat mengelakkan jangkita mikroorganisma.
Kentut jenis ini masih dianggap normal walaupun ramai yang beranggapan kentut vagina hanya berlaku kepada sesiapa yang sudah kehilangan dara. Hal ini demikian karena, pergerakkan kaki semasa berjalan ataupun ketika apa aktivitas sekali pun, ia mampu memberi peluang untuk udara keluar masuk ke dalam faraj jikalau dinding dan saluran faraj berkenaan tidak begitu kuat. Justeru itu, janganlah anda beranggapan mereka yang mengalami kentut vagina ini sudah kehilangan dara karena seperti organisma yang lain, setiap sedutan pasti akan ada hembusan.

sumber.
https://www.facebook.com/galih.ghaniya
http://1001perempuan.blogspot.com/2011/05/perempuan-dan-kentut-vagina.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar