Tampilkan postingan dengan label seputar samawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seputar samawa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Februari 2014

Pesta ponan di Sumbawa

Ponan" adalah bagian dari upacara yang secara umum disebut upacara "Sedekah Orong". Pada prinsipnya upacara tersebut erat kaitannya dengan konsepsi keyakinan mengenai kesuburan dan keberhasilan produksi pertanian. Ditinjau dari latar belakang sejarah, upacara Ponan mencerminkan anasir campuran antara tradisi lokal dengan pengaruh agama Islam sebagai bagian proses akulturasi wilayah Nusa Tenggara.Upacara Ponan dapat ditinjau dari fungsi magis religius dan fungsi sosial. Fungsi magis religius terkait dengan perilaku gaib produktif yang lebih merupakan tindakan ritus permohonan kesuburan dan penolakan bencana yang mengancam keberhasilan produksi. Fungsi sosial terkait dengan upaya meningkatkan kesadaran sosial atau integrasi sosial antar warga petani

Selasa, 19 November 2013

Sejarah Brang Biji & KarangTungkup di Sumbawa Besar

Masyarakat "Tana Samawa" tidak harus kehilangan sejarah atau pun cerita tentang "Tungkup".
Karena pada dasarnya, kami anak cucu dari leluhur yang kurang lebih mengetahui sejarah tersebut masih hidup.
Mengapa surat kabar Sumbawa terlalu membesar-besarkan masalah ini......?

Selasa, 20 Desember 2011

Jalan-jalan ke Sumbawa besar

 Pantai Maluk Sumbawa
                                                                                          
  Pantai Maluk terdapat di Desa Maluk, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. 

Rabu, 02 November 2011

macam-macam lawas

Macam-macam lawas
1.      Lawas naratif
Lawas yang mengisahkan tentang kehidupan manusia dengan segala macam sifatnya/lawas yang berisikan dongeng rakyat

Bunyi lawas
Pio kaberema ngibar
Dapat penyampang baseka
Saling asih nemo tokal

Senin, 15 Agustus 2011

Wisata Budaya Sumbawa

Dalam Loka (The Old Palace)
Istana kuno tersebut terbuat dari kayu yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Jalaluddin Syah III (sekitar tahun 1885 M). Saat ini digunakan/dimanfaatkan sebagai “Museum Daerah Sumbawa” tempat penyimpanan benda-benda sejarah Kabupaten Sumbawa. Istana ini merupakan dua bangunan kembar ditopang atas tiang kayu besar sebanyak 99 buah, sesuai dengan sifat Allah dalam Al – Qur’an (Asma’ul Husna). Di Dalam Loka ini kita dapat melihat ukiran motif khas daerah Samawa, sebagai ornamen pada kayu bangunannya. Miniatur Dalam Loka ini dapat dilihat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.Wisma Praja/Wisma Daerah (Government House)
Merupakan Istana bangunan Belanda pada tahun 1932, tempat sebagai kediaman terakhir Sultan Kaharuddin III, melakukan kegiatan pemerintahan. Sekarang digunakan sebagai tempat penerimaan tamu – tamu agung dan kegiatan – kegiatan upacara / resepsi yang bersifat formal, serta pertemuan kepemerintahan lainnya.