Jumat, 18 Mei 2012

Penyebab Cegukan

Cegukan adalah kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma, dan umumnya terjadi berulang-ulang setiap menitnya. Udara yang tiba-tiba lewat ke dalam paru-paru menyebabkan glottis (ruang antara pita suara) menutup, serta menyebabkan terjadinya suarahik. Cegukan umumnya akan selesai dengan sendirinya, meskipun ada beberapa pengobatan rumah tangga (home remedy) untuk mempercepat cegukan, dan ada beberapa pengobatan yang dibutuhkan. Istilah medis untuk cegukan adalah singultus.


Cegukan seringkali berkembang dalam situasi tertentu, seperti makan terlalu cepat, minum air dingin sesaat setelah makan makanan panas, makan makanan yang sangat panas atau pedas, tertawa atau batuk terlalu keras, kelebihan minuman beralkohol, atau karena keseimbangan elektrolit. Cegukan dapat pula disebabkan karena tekanan saraf frenik oleh struktur anatomi yang lain, atau karena tumor dan penyakit ginjal lainnya, meski hal ini jarang terjadi. American Cancer Society melaporkan bahwa 30% pasien kemoterapi menderita cegukan sebagai efek samping perlakuan.

Penyebab cegukan di antaranya adalah :

a.Gangguan persyarafan (sentral)

b.Gangguan pergerakan lambung (dismotilitas)
c.Gangguan kerongkongan
Menurut analisa medis, terjadinya cegukan melibatkan refleks pada saraffrenikus dan saraf fagus yang ada di daerah diafragma (otot pernafasan yang berada di antara dada dan perut). Dimana muncul gerakan seperti menarik nafas, namun tiba-tiba diikuti dengan menutupnya epiglottis (katup saluran nafas) secara tidak normal sehingga terdengan suara hik..hik… Biasanya cegukan muncul 4-60 kali per menit dengan interval cukup teratur dan berlangsung beberapa menit saja. Namun ada kalanya bertahan lebih dari 48 jam atau bahkan berhari-hari.
Tertutupnya epiglottis ini karena adanya gangguan di lengkung refleks yaitu susunan syaraf pusat dan syaraf tepi yang mengatur kelancaran pernafasan manusia.

Penyebab cegukan yang bersifat sementara :
1.Peregangan saluran cerna

2.Minuman yang berkarbonasi seperti soda

4.Alkohol
5.Merokok
6.Stress
7.Tertawa yang berlebihan atau batuk yang terlalu keras
9.Makanan pedas
10.Minum air dingin segera setelah makan makanan panas

Penyebab cegukan yang bersifat permanen 
1.Penyakit system syaraf pusat

Disebabkan infeksi, tumor atau kelainan pembuluh darah sehingga refleks cegukan terganggu.

2.Kondisi uremia (meningkatnya kadar urea dalam darah) yang dialami pasien gagal ginjal
4.Kekurangan elektrolit Kalium
5.Pengaruh obat-obatan seperti steroid dan obat tidur

Cara menghentikan cegukan

1.Kadar karbondioksida yang tinggi dalam darah akan menekan aktivitas syaraf otak yang bertanggung jawab atas terjadinya cegukan. Berdasarkan pengetahuan ini, beberapa cara yang dapat ditempuh adalah :

a.Bernafas dalam kantong kertas
Tiup dan hirup nafas sebanyak 10 kali dengan cukup kuat sehingga wajah memerah. Lakukan dengan cepat dan usahakan kantong kertas tertutup rapat.
b.Tarik nafas dalam-dalam, lalu minum 10 teguk air/ menelan ludah saat tidak bernafas.
c.Menahan nafas selama mungkin kemudian menarik nafas dan tahan selama mungkin
d.Membungkuk sampai jari tangan dapat menyentuh jari kaki selama 60 menit
2.Menelan satu sendok the gula pasir kering. Gunakan sirup jagung sebagai pengganti gula untuk anak-anak

3.Tidur berbaring dengan kedua lutut ditekuk ke arah perut
Kecegukan yang bersifat menetap memerlukan pengobatan yang lebih intensif. Obat-obat yang digunakan adalah skopolamin, proklorperazin, klorpromazin, baklofen, metoklopramid dan valproat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar